Cara Mengatasi Kecanduan Game

Game menjadi salah satu hal yang terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Berbagai game kini bisa dimainkan bahkan hanya dengan menggunakan smartphone.

Berbagai jenis konsol, game dan hal yang menarik lainnya membuat industri ini terus tumbuh karena banyaknya penggemar diseluruh dunia. Tidak salah memang karena bermain game selain bisa menghabiskan waktu juga dapat menghilangkan stres, rasa bosan dan hiburan.

Meskipun memiliki hal positif, bermain game secara berlebihan tentu tidak baik. Sama seperti hal lainnya, maka apapun yang dilakukan secara berlebihan tentu tidak baik. Dan untuk game sendiri, tidak sedikit orang merasa kecanduan bermain game sehingga banyak mengganggu kehidupan utama.

Saat bekerja, sekolah, kuliah atau aktivitas produktif lainnya kadang membuat orang yang kecanduan game tidak bisa optimal. Apabila tidak ditangani secara cepat, hal ini bisa membuat orang tersebut merasakan dampak yang semakin negatif.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, kami memberikan tips untuk mengatasi kecanduan game.

Mengubah pola pikir

Bermain game memang tidak salah, bahkan beberapa orang yang memang menekuni game bisa menjadi ini sebagai pekerjaan. Sudah banyak pula game-game yang dipertandingkan secara internasional, sebut saja seperti Dota atau LOL yang membuat turnamen dengan hadiah yang sangat amat besar.

Profesi gamer profesional pun kini bisa disematkan bagi beberapa orang yang memang memfokuskan diri sebagai gamer profesional. Tetapi tentu saja ini hanya bisa dilakukan oleh kalangan tertentu.

Jika Anda seseorang yang memiliki pekerjaan, karir atau sedang menyelesaikan pendidikan, bermain game secara full atau keseringan tentu akan sangat mengganggu. Perlu diketahui juga, tidak mudah menjadi gamer profesional khususnya di Indonesia karena profesi ini tentu bukan hal yang banyak diterima oleh berbagai klangan.

Ubah pola pikir dengan memikirkan masa depan, dan jangan terlalu memikirkan untuk bisa menjadi gamer profesional. Realitis dan ubah pola pikir tersebut kearah yang lebih baik.

Kuatkan tekad untuk tidak terlalu sering bermain game

Sebenarnya ini bukan hanya bisa dilakukan untuk berhenti dalam kecanduan game, ini juga bisa dilakukan untuk banyak hal. Adalah tekad dan niat yang kuat untuk berhenti dan membatasi bermain game sehingga bisa keluar dari kebiasaan ini.

Mengurangi game pada gadget

Mencoba untuk mengurangi game pada gadget juga bisa dilakukan untuk mulai mengurangi kebiasaan bermain game secara berlebihan.

Mencoba hobi lain

Ada banyak hal menarik diluar sana selain game. Temukan dan cari hobi baru, atau sebelumnya Anda memiliki hobi tertentu dan sudah lama tak lagi dilakukan karena kecanduan game, maka ini adalah saat yang tepat untuk kembali mencoba hobi selain bermain game.

Empat hal diatas bisa dicoba untuk mengurangi kecanduan game yang bisa berakibat negatif bagi mereka yang merasakannya.

Bos EA Puji Dampak Game Fortnite

Dengan popularitas yang sangat populer dengan game pertarungan royale Fortnite, ini berdampak bagus untuk bermain game karena, dengan membuat daya tarik massanya, sehingga ini dapat membantu membawa lebih banyak orang ke dalam game secara keseluruhan. Itu menurut Electronic Arts(EA), yang eksekutifnya baru-baru ini mengomentari fenomena selama panggilan pendapatan.

CEO, EA Andrew Wilson mengatakan Fortnite membantu “memperluas penonton” untuk bermain game, yang pada gilirannya secara teoritis membantu EA dengan musim belanja liburan datang. “Harapan kami adalah bahwa karena mereka terus memperluas penonton, itu memberikan kesempatan luar biasa bagi kami memasuki musim liburan, terutama ketika kami berpikir tentang meluncurkan Madden dan FIFA dan Battlefield ke dalam apa yang merupakan penonton pemain yang sedang tumbuh,” katanya selama pendapatan panggilan.

CFO EA, Blake Jorgensen, sementara itu, mengatakan Fortnite memiliki semacam dampak pada EA karena orang hanya memiliki berjam-jam di hari itu untuk bermain game. Jika Fortnite mendorong banyak waktu bermain dan minat, itu bisa merugikan EA dan penerbit lainnya (Activision juga mengatakan itu telah berdampak).

“Tanpa ragu, [Fortnite telah] menjadi fenomena dalam industri, dan saya yakin itu mengambil waktu orang. Kami memiliki waktu yang sulit untuk menunjukkan di mana itu berdampak pada bisnis kami, tapi saya yakin itu mengambil orang-orang waktu di seluruh industri, “kata Jorgensen. “Tapi kami juga tahu itu, itu berarti semakin banyak orang yang dibawa untuk bermain game dan akan menikmati permainan di masa depan, khususnya, game first-person shooter di jalan.”

EA juga ingin merilis game royale

Menariknya, EA mengatakan mungkin akan membuat game royale pertempuran mandiri yang dimainkan sendiri, meskipun mungkin tidak akan dirilis dalam waktu dekat. Pada cakrawala yang lebih langsung, EA Battlefield V akan memiliki mode battle royale.

Fortnite memang menjadi fenomena, berbagai kalangan memainkan game royale ini. Di sepak bola sendiri, beberapa pemain terkenal seperti Antoine Griezmann yang merupakan pemain tim nasional Perancis dan pemain Atletico Madrid kerap kali menirukan gayga game Fortnite pada saat melakukan selebrasi gol.

Selain Griezmann, masih banyak kalangan elit yang juga terkena dampak dari keseruan game Fortnite. Mampu memberikan pesain untuk Fortnite, EA?